Pengrajin Olahan Kertas Bekas Bernilai Ekonomi Hadir di Pesta Rakyat Simpedes Episode 9


 Sesuai topiknya, 'Mengubah Barang Sisa Jadi Barang Siap Jual', Acara pesta Rakyat Simpedes (PRS) 2020 adegan 9 ini mendatangkan Nursalam, pemilik Warung Daur Ulangi yang berdiri semenjak 1996 ini konsentrasi memproses sampah. Terutamanya kertas sisa yang banyak berantakan terbuang.

didapatkan dari makanan cepat saji seperti burger

Nursalam menjelaskan, dari tahun ke tahun, masalah sampah jadi permasalahan besar khususnya di perkotaan. Walau sebenarnya, bila diatur secara baik sampah dari kertas sisa ini dapat datangkan beberapa pundi rupiah.


"Sebab kertas sisa gampang dibuat untuk bermacam kerajinan dari buku catatan sampai area untuk menyimpan. Alat untuk pemrosesannya juga lumayan sederhana hingga memiliki nilai ekonomis," tutur pria yang dekat di sapa Salam dalam Acara pesta Rakyat Simpedes 2020, Sabtu (19/8).


Bahkan juga, kata Salam, sekarang ini pesanan kerajian dari kertas sisa semakin disukai oleh warga luas. "Sebab juga bisa dipakai untuk property atau mempercantik rumah," jelasnya.


Akhirnya, untuk penuhi pesanan faksinya sekarang mulai mendayagunakan tetangga seputar. "Terutamanya untuk mereka yang kehilangan pekerjaan karena terimbas wabah Covid-19," terang ia.


Oleh karenanya, ia mengharap makin banyak orang yang terdorong untuk berkreatifitas jadikan sampah kertas jadi beberapa barang unik dan berharga ekonomis. "Sebab kecuali dapat buka kesempatan usaha bisa juga melestarikan lingkungan," tutupnya.


Acara pesta Rakyat Simpedes (PRS) persembahan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) memang mendatangkan kesemarakan tertentu, di tiap adegan yang disiarkan.


Pimpinan Daerah BRI Semarang, Wahyu Sulistiyono menjelaskan adalah wujud penghargaan dan animo ke nasabah setia BRI di semua unit kerja BRI. Istimewanya, PRS tahun ini dikerjakan secara virtual sekitar 9 adegan, mulai September sampai Desember 2020.


"Salah satunya kantor cabang BRI yang dipilih untuk berperan serta dalam PRS virtual 2020 ialah kantor cabang BRI Kudus yang disebut kanca pelaksana paling akhir," tutur Wahyu, Sabtu (12/12/2020).


Wahyu menambah, di tengah-tengah keadaan pandmei ini BRI masih memiliki komitmen untuk memberikan dukungan UMKM yang terimbas dan menyukseskan program pemerintahan dalam perbaikan perekonomian nasional (PEN).


Ini diterapkan dengan pendistribusian Program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) dna Credit Usaha Rakyat (KUR), baik itu mikro atau supermikro.


Wahyu menjelaskan, tentang hal PRS 2020 ini masih mengangkat ide 6P. Yaitu, pawai, pasar, panen, pentas, sudut exist dan perduli.


"Pada PRS kesempatan ini bertopik surga terselinap. Di mana akan dihidangkan beberapa video tempat rekreasi di Kabupaten Kudus diantaranya, rekreasi religius pusara Sunan Muria di Gunung Muria, dan pusara Sunan Kudus di Menara Kudus, Rekreasi air bendungan dan rekreasi riwayat museum kretek," papar Wahyu.


Dengan ide berlainan, Acara pesta Rakyat Simpedes (PRS) dari BRI kembali lagi datang.


Postingan populer dari blog ini

Fired through professional digital freelance photographer Gabriele Galimberti, photos connected to the Balenciaga

Why India vs Pakistan is a sporting rivalry like no other

How you can Bring in a Test Function Tougher for You